Kamis, 22 Januari 2015

Tugas 4


AGAMA DAN MASYARAKAT

A.    AGAMA
Agama di indonesia terdiri menjadi 5 yaitu Islam, Katolik, kristen, Hindu, Budha Secara umum agama adalah untuk mempersatukan segala pemeluk-pemeluknya, penghambaan manusia kepada Tuhannya. Dalam pengertian agama terdapat 3 unsur, ialah manusia, penghambaan dan Tuhan. Maka suatu paham atau ajaran yang mengandung ketiga unsur pokok pengertian tersebut dapat disebut agama. Lebih luasnya lagi, agama juga bisa diartikan sebagai jalan hidup. Yakni bahwa seluruh aktivitas lahir dan batin pemeluknya diatur oleh agama yang dianutnya. Bagaimana kita makan, bagaimana kita bergaul, bagaimana kita beribadah, dan sebagainya ditentukan oleh aturan/tata cara agama.
Cara beragama ada beberapa macam, yaitu :
1.      Tradisional, yaitu cara beragama berdasar tradisi.
2.      Formal, yaitu cara beragama berdasarkan formalitas yang berlaku di lingkungannya atau masyarakatnya.
3.      Rasional, yaitu cara beragama berdasarkan penggunaan rasio sebisanya.
4.      Metode Pendahulu, yaitu cara beragama berdasarkan penggunaan akal dan hati (perasaan) di bawah wahyu.

B.     MASYARAKAT
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.

 Masyarakat dalam arti luas adalah keseluruhan hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya. Sedangkan dalam arti sempit, masyarakat adalah sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya teritorial, bangsa, golongan dan lain sebagainya .

Pada setiap masyarakat, jumlah kelompok dan kesatuan sosial tidak hanya satu, disamping itu individu sebagai warga masyarakat dapat menjadi bagian dari berbagai kelompok dan atau kesatuan sosial yang hidup dalam masyarakat tersebut.

C.    FUNGSI AGAMA DALAM MASYARAKAT
Agama dalam masyarakat secara tidak langsung berperan dalam kehidupan bermasyarakat kita,dimana toleransi menjadi hal yang utama dalam kehidupan beragama ditengah-tengah masyarakat tersebut.pada dasarnya seluruh agama mengajarkan kita kepada hal yang positif dan mengajarkan kita untuk menjauhi dari hal yang negatif.
Selain hukum,agama pun memiliki peran yang sama dalam mengatur perilaku kita ditengah masyarakat.dengan penerapan pemahaman agama pada kehidupan bermasyarakat dapat membuat kita menjauhkan diri dari hal yang menyimpang.pemahaman dan penerapan memang menjadi hal utama dalam agama,seseorang dengan pemahaman dan penerapan yang kuat dalam agama akan mempunyai posisi “khusus” dalam masyarakat.
Dengan adanya agama ditengah-tengah masyarakat kehidupan akan lebih indah dan ter-arah.





Sumber  : 

http://id.wikipedia.org/wiki/Agama 

http://muchad.com/pengertian-masyarakat.html


Tugas 3


MASYARAKAT PERDESAAN DAN MASYARAKAT PERKOTAAN


A.    Masyarakat
Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

B.     Masyarakat Pedesaan
Dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 disebutkan pengertian desa sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah, yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam system pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dari defenisi tersebut, sebetulnya desa merupakan bagian vital bagi keberadaan bangsa Indonesia. Vital karena desa merupakan satuan terkecil dari bangsa ini yang menunjukkan keragaman Indonesia. Selama ini terbukti keragaman tersebut telah menjadi kekuatan penyokong bagi tegak dan eksisnya bangsa. Dengan demikian penguatan desa menjadi hal yang tak bisa ditawar dan tak bisa dipisahkan dari pembangunan bangsa ini secara menyeluruh.
·         Ciri-ciri Masyarakat desa (karakteristik)
Dalam buku Sosiologi karangan Ruman Sumadilaga seorang ahli Sosiologi “Talcot Parsons” menggambarkan masyarakat desa sebagai masyarakat tradisional (Gemeinschaft)
1.      Kehidupan keagamaan di kota berkurang dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
2.      Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu.
3.      Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
4.      Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa.
5.      Interaksi yang lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan daripada faktor pribadi.
6.      Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu.
7.      Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh.


C.    Masyarakat Perkotaan

Masyarakat perkotaan sering disebut juga urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat-sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan. Perhatian khusus masyarakat kota tidak terbatas pada aspek-aspek sepertipakaian, makanan dan perumahan, tetapi mempunyai perhatian lebih luaslagi. Orang-orang kota sudah memandang penggunaan kebutuhan hidup.
Ciri-ciri Masyarakat kota:
1.    Kehidupan agamanya berkurang karna biasanya hanya duniawi saja yang di kejar nya tanpa   mementingkan kelak akhirat nanti
2.    Biasanya banyak warga kota yang individualisme tanpa mementingkan orang lain
3.    Warga kota pada umumnya mendapatkan pekerjaan lebih banyak
4.    Perubahan-perubahan tampak nyata di kota karna sangat berpengaruh dari budaya luar
5.    Lebih sering terkena oleh dampak globalisasi


  

Sumber : 


http://www.gudangmateri.com/2010/04/masyarakat-desa-dan-masyarakat-kota.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Desa

Tugas 2


PEMUDA DAN SOSIALISASI
A.    Pengertain Pemuda
Secara umum pemuda adalah manusia yang berumur 13 sampai 21 tahun. Secara biologis yaitu manusia yang sudah menunjukan perubahan fisik ditantai dengan mimpi basah pada pria pada umur 11-15 tahun dan keluarnya darah haid pada wanita pada umur 11-13 tahun.
Pemuda adalah suatu generasiyag punddaknya terbebani macam-macam harapan. Karena pemuda sebagai penerus bangsa yang bisa diandalkan untuk kedepannya nanti, sebagai pengganti enerasi sebelumnya. Di dalam masyarakat, pemuda merupakan satu identitas yang potensial. Kedudukannya yang strategis sebagai penerus cita – cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya.
B.     Peranan pemuda didalam masyarakat.
Peranan pemuda dibedakan menjadi dua yaitu:
A.    Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan
·         Pemuda yang mau meneruskan tradisi dan mendukung tradisi.
·         Pemuda yang menyesuaikan diri dengan golongan yang ingin merubah tradisi.
B.     Peranan pemuda yang menolak menyesuaikan lingkungan sekitar
·         Pemuda nakal yang hanya merusak tradisi dan hanya mendapat manfaat dari tradisi tersebut.
·         Pemuda yang memiliki keinginan besar merubah tradisi dengan cara radikal.
C.    Pengertian Sosialisasi
Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Dalam proses itu individuakan mengetahui dan menjalankan hak dan kewajibannya sesuai setatus masing-masing dimasyarakat.
Melalui pembelajara seperti ini, seseorang juga mempelajari norma norma, kebiasaan kebiasaan, prilaku, dan perannya didalam masyarakat.
D.    Tujuan Sosialisasi
·         Memberikan keterampilan dan kemampuan kepada seseorang didalam masyarakat sekitarnya.
·         Mengembangkan  kemampuan seseorang untuk berkomunikasi scara efektif dan efesien
·         Menanamkan kepercayaan diri seseorang dihadapan banyak orang.
E.     Peranan Pemuda Dalam Bersosialisasi Dimasyarakat.
Dizaman yang modern sekarang peranan pemuda dalam sosialisasi bermasyarakat sangat buruk, dulu biasanya setiap ada kegiatan seperti kerja bakti, acara keagamaan, adatistiadat, pemuda selalu berperan aktif dalam menyukseskan acara tersebut. Sedangkan pemuda sekarang hanya bersenang senang dan bahkan ketua RT/RW nya mungkin saja tidak tahu.
Kini pemuda pemudi kita lebih suka peranan di dunia maya ketimbang dunia nyata. Lebih suka nge Facebook, lebih suka aktif di mailing list, lebih suka di forum ketimbang duduk mufakat untuk kemajuan RT, RW, Kecamatan, Provinsi bahkan di tingkat lebih tinggi adalah Negara.



Sumber :

http://muchad.com/pengertian-pemuda-dan-macam-macamnya.html
http://www.zonasiswa.com/2014/07/pengertian-sosialisasi.html
http://sosbud.kompasiana.com/2010/02/23/peranan-pemuda-dalam-sosialisasi-bermasyarakat-80150.html